Seorang
pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri mengucapkan terima kasih kepada
Korea Utara. Pasalnya, negeri pimpinan Kim Jong-un itu mengecam Israel
dengan melabelinya sebagai "kutukan di Timur Tengah" dan sebuah
"kekuatan penjajah."

"Hamas menghargai pernyataan Korut yang mendukung perjuangan
Palestina dan menolak kelanjutan pendudukan," ujar Abu Zuhri via Twitter
seperti dilansir
Al Araby, Selasa (2/5).
"Hamas menolak pelecehan Israel atas Korea Utara dan memastikan bahwa
Israel adalah pemimpin kejahatan dan terorisme di dunia," tegasnya.
Sekitar satu hari sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri
Korut merilis pernyataan yang mengecam Israel. Langkah ini sebagai
respons atas ucapan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman yang
menjuluki Kim Jong-un "orang gila."

"Israel merupakan satu-satunya pemilik senjata nuklir ilegal yang
menikmati dukungan AS, tapi Israel menyerang Korut karena memiliki
senjata nuklir," ungkap Korut. Mereka menambahkan, pernyataan Lieberman
tidak lebih dari upaya pengalihan perhatian atas pendudukan dan
kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Israel.
Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan bahwa Pyongyang sepenuhnya
mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kembali wilayah
yang diduduki Israel dan mendirikan sebuah negara merdeka dengan
Yerusalem sebagai ibu kotanya.
Pekan lalu, Lieberman dalam sebuah wawancara dengan media Israel
mengatakan bahwa Kim Jong-un adalah "orang gila", yang merupakan bagian
dari komplotan "gila" bersama dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan
Presiden Iran Hassan Rouhani.
Di Israel, pernyataan Lieberman itu dikecam sejumlah politikus. Ia
dinilai telah melibatkan negaranya ke dalam perselisihan dengan Korut.
Korut saat ini tengah dipantau saksama pergerakannya menyusul
tingginya tensi di Semenanjung Korea selama beberapa pekan terakhir.
Pyongyang diyakini tengah mempersiapkan uji coba nuklir keenamnya,
sementara AS sejauh ini telah mengirimkan armada tempurnya ke perairan
dekat Semenanjung Korea.
Meski mengedepankan jalur diplomasi, Negeri Paman Sam tidak menutup opsi serangan militer.
Senin kemarin, dalam sebuah retorika barunya, Korut memperingatkan
bahwa mereka akan melakukan uji coba nuklir kapan saja dan di mana saja
sesuai dengan perintah pemimpin mereka.
Sumber: http://global.liputan6. com/read/3199974/restoran-di-palestina-tawarkan-diskon-80-persen-untuk-warga-korut